
PuskesmasKupang Kota
Kel. Bonipoi
Kota Kupang - 85221
Nusa Tenggara Timur
Sistem kekebalan tubuh anak belum sekuat orang dewasa sehingga membuatnya rentan mengalami penyakit infeksi. Tidak hanya itu, faktor kebersihan anak juga berpengaruh pada risiko penyakit yang satu ini. Lantas, apa saja penyakit infeksi yang bisa terjadi pada anak.
Adapun banyak penyakit yang menyerang anak balita kita dirumah secara tiba-tiba yang dapat membuat kita kewalahan.
Gencarnya Menurunkan Angka Kematian IBu dan Anak baru lahir sebagai salah satu indikator kunci di dalam target pencapaian pembangunan berkelanjutan, merupakan upaya yang sangat berat dan hingga kini masih belum memenuhi harapan kita semua.
Pertumbuhan dan perkembangan anak memang merupakan fase yang sangat membutuhkan kesabaran yang tinggi dari orangtua, yakni salah satunya susahnya anak untuk makan makanan rumahan yang sangat berakibat pada pertumbuhan dan perkembangan anak tersebut, apalagi jika anak tersebut masih berada di kategori Golden Period ( 0 hari - 2 Tahun).
Vitamin adalah unsur penting dari makanan yang telah lama diketahui mempengaruhi sistem imun. Vitamin A mendapatkan perhatian khusus dalam beberapa tahun terakhir karena terbukti memiliki efek yang tidak terduga dan penting pada respon imun atau kekebalan tubuh.
Meskipun pandemi ini belum berakhir dan membuat banyaknya keterbatasan dalam kegiatan sehari-hari, apalagi dalam kegiatan Puskesmas yang langsung bersentuhan dengan masyarakat, hal ini tidak mengurunkan niat petugas-petugas puskemas Kupang Kota yang bekerjasama dengan Kader posyandu untuk turun langsung ke masyarakat dan membagikan langsung Vit A tersebut.
Adapun kegiatan ini tidak terlepas dari Protokol Kesehatan yang diberlakukan, kader yang turun langsung pun selalu memakai masker, Face shield dan selalu mencuci tangan sebelum dan sesudah melakukan kegiatan ini. Ada pun respon yang baik dari masyarakat sendir dalam mendukung kegiatan ini.
Meskipun vitamin yang larut dalam air memiliki banyak tugas dalam tubuh, salah satu yang terpenting adalah membantu membebaskan energi yang ditemukan dalam makanan yang dikonsumsi. Sementara itu, manfaat yang lainnya adalah membantu menjaga jaringan tetap sehat dan memperkuat imun tubuh.

Vitamin Penting untuk Menjaga Imun Tubuh
Vitamin bisa bersumber dari berbagai makanan yang dikonsumsi atau suplemen khusus. Namun, sebelum kamu mengonsumsi suplemen vitamin khusus, sebaiknya kamu bertanya pada dokter melalui aplikasi Halodoc sesuai kebutuhan tubuh akan vitamin.

Nah, peningkatan daya tahan tubuh bisa kamu dapatkan melalui beberapa vitamin berikut ini:
Vitamin C. Merupakan salah satu nutrisi terbaik untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Kekurangan vitamin C bisa membuat tubuh rentan terserang penyakit. Vitamin C memperkuat sistem imun tubuh dan melindungi tubuh dari berbagai infeksi. Antioksidan yang terkandung dalam vitamin C yang mampu melindungi tubuh dari radikal bebas.
Vitamin D: Vitamin ini baik untuk menjaga imunitas tubuh. Ia mampu memperkuat tubuh dalam melawan zat patogen. Konsumsi vitamin D mampu mengurangi risiko terjadinya infeksi pernapasan. Hal ini tentunya penting untuk menjaga kesehatan tubuh di masa-masa pandemi seperti ini.
Vitamin E: Vitamin E memiliki sifat antioksidan yang baik untuk melawan serangan radikal bebas. Kamu bisa menemukan vitamin E yang terkandung dalam makanan seperti kacang-kacangan, biji-bijian, bayam, hingga biji bunga matahari.
Vitamin B Kompleks: Yaitu termasuk B6 dan B12, keduanya berperan penting untuk menjaga sistem imun tubuh. Kebanyakan orang dewasa mengalami kekurangan vitamin ini. Kamu bisa menemukannya dalam kandungan sereal, loh.
Zinc: Zinc bermanfaat untuk memperkuat daya tahan tubuh. Vitamin ini diperlukan dalam proses perkembangan sel kekebalan tubuh yang berfungsi untuk memerangi inflamasi. Orang yang kekurangan nutrisi ini biasanya berisiko lebih tinggi mengalami berbagai infeksi dan penyakit, termasuk pneumonia. Kandungan zinc bisa kamu temukan dalam tiram, kepiting, daging tanpa lemak, kacang buncis, dan yoghurt.
Vitamin yang Larut dalam Lemak
Kebanyakan vitamin larut dalam air. Vitamin yang larut dalam lemak masuk ke darah melalui saluran getah bening di dinding usus. Banyak vitamin yang larut dalam lemak berjalan melalui tubuh hanya di bawah pengawalan protein yang bertindak sebagai pembawa.
Makanan berlemak dan berminyak adalah reservoir bagi vitamin yang larut dalam lemak. Di dalam tubuh, jaringan lemak dan hati bertugas sebagai penahan utama vitamin-vitamin dan melepaskannya sesuai kebutuhan.
Sampai batas tertentu, kamu bisa menganggap vitamin ini sebagai mikronutrien. Kamu mungkin saja mengonsumsi suplemen vitamin sesekali, atau dalam dosis mingguan atau bulanan. Sebab tubuh akan membuang kelebihan dan membuangnya secara bertahap untuk memenuhi kebutuhan tubuh kamu.
Apa Hubungan Vitamin A dengan Daya Tahan Tubuh Si Buah Hati?
Vitamin A merupakan sebuah mikronutrien yang penting dalam menjaga kesehatan penglihatan, namun vitamin ini juga dikenal sebagai vitamin anti inflamasi karena peran pentingnya dalam meningkatkan fungsi kekebalan tubuh. Vitamin A memproduksi penghalang serta menjadi garis pertahanan tubuh Si Buah Hati karena vitamin ini membentuk antibodi yang berperan dalam melenyapkan penyebab infeksi.
Anak-Anak Rentan Kurang Asupan Vitamin A
Faktanya, di tahun 2013, menurut data WHO hampir 1/3 dari anak-anak dari seluruh dunia berusia 6-59 bulan mengalami kekurangan asupan vitamin A. Ini berarti masih sangat banyak anak-anak dari berbagai penjuru negara, termasuk Indonesia, yang tidak mendapatkan asupan vitamin A cukup setiap harinya. Padahal kekurangan vitamin A di masa kecil bisa memiliki dampak yang kurang baik bagi kesehatan anak-anak
Protokol ini tidak diperuntukkan bagi semua orang. Berikut adalah orang-orang yang disarankan untuk melakukan protokol isolasi mandiri:
Protokol Isolasi Mandiri yang Perlu Diterapkan
Bila Anda memiliki gejala atau kontak erat dengan orang yang memiliki gejala, Anda harus bertanggung jawab untuk melakukan isolasi mandiri di rumah, setidaknya selama 14 hari. Berikut ini adalah hal-hal yang perlu Anda lakukan selama isolasi mandiri di rumah sesuai anjuran pemerintah:
Apabila sedang dalam isolasi, Anda tidak boleh keluar rumah atau pergi ke tempat-tempat umum walaupun untuk bekerja. Jika memungkinkan, bekerjalah dari rumah selama isolasi. Namun, apabila sakit, Anda dianjurkan untuk beristirahat dulu untuk sementara waktu hingga pulih.
Bila tadinya Anda memiliki gejala dan sembuh dalam waktu kurang dari 14 hari, Anda tetap harus tinggal di rumah dan menunggu hingga masa isolasi selesai. Sebisa mungkin, hindari menerima tamu.
Apabila selama masa isolasi ada keperluan ke luar rumah, seperti membeli makanan ataupun obat-obatan, mintalah orang lain yang tidak sedang menjalani isolasi untuk melakukannya. Anda juga dapat memanfaatkan aplikasi layanan online untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Selama di rumah, Anda disarankan untuk berada di kamar yang terpisah dengan penghuni rumah lainnya. Kamar disarankan memiliki ventilasi dan pencahayaan yang baik.
Meski begitu, bukan berarti Anda harus selalu berada di dalam kamar tersebut dan orang lain tidak boleh masuk. Hal ini diperbolehkan, asalkan tetap dalam batasan tertentu.
Saat sedang berada dalam satu ruangan dengan penghuni rumah lainnya, jaga jarak atau lakukan physical distancing, terutama dengan orang yang rentan terhadap COVID-19, seperti lansia, pemilik penyakit kronis, dan ibu hamil. Jaga jarak setidaknya sejauh 1 meter dan hindari bicara berhadap-hadapan dengan orang lain lebih dari 15 menit.
Meski di rumah, Anda tetap disarankan untuk mengenakan masker, yaitu masker jenis surgical mask, guna mencegah penularan kepada keluarga atau orang yang berada dalam satu rumah dengan Anda.
Apabila tidak ada masker, Anda disarankan untuk tidak berlama-lama dalam satu ruangan dengan penghuni rumah yang lain. Bila salah satu penghuni rumah masuk ke dalam kamar isolasi, misalnya untuk mengantarkan makanan, Anda disarankan untuk memakai masker kain untuk mengurangi risiko penularan.
Selama menjalani isolasi mandiri, gunakan piring, sendok, garpu, dan gelas terpisah. Perlengkapan mandi, seperti handuk dan sikat gigi, juga harus terpisah dari penghuni rumah lainnya.
Selain itu, sediakan tempat sampah atau kantung plastik khusus untuk membuang tisu yang Anda gunakan untuk batuk, bersin, dan membersihkan mulut atau hidung. Anda juga disarankan untuk rutin membersihkan permukaan benda yang sering disentuh, seperti wastafel, gagang pintu, atau telepon, dengan cairan disinfektan.
Cucilah tangan Anda dengan air dan sabun secara rutin. Jangan lupa minum banyak air, setidaknya 8 gelas sehari, serta konsumsi makanan yang bergizi. Anda juga disarankan untuk berjemur dan melakukan olahraga ringan di bawah sinar matahari setiap pagi selama 15–30 menit agar tubuh Anda lebih bugar dan lebih cepat sembuh.
Pantau kesehatan Anda secara mandiri, yaitu dengan mengukur suhu tubuh setiap hari dan mengamati gejala yang muncul. Bila demam, Anda bisa mengonsumsi obat yang mengandung paracetamol sesuai aturan pakai yang tertera pada kemasan obat.
Selain itu, tetaplah menjalin hubungan dengan anggota keluarga dan teman melalui telepon, video call, atau media sosial. Jangan sampai isolasi di rumah membuat Anda merasa tersisih dan kesepian.
Apabila di tengah masa isolasi muncul keluhan baru atau keluhan yang Anda alami jadi memberat, misalnya demam tinggi disertai batuk terus-menerus dan sulit bernapas, segera hubungi rumah sakit atau hotline COVID-19 untuk mendapatkan perawatan.
Agar orang lain tidak tertular, Anda disarankan untuk tetap berada di rumah. Bila memang diperlukan, rumah sakit akan mengirim ambulans khusus untuk menjemput Anda.
Isolasi di rumah bisa menjadi hal yang berat bagi sebagian orang. Namun, cara sederhana ini efektif untuk melindungi Anda, keluarga dan orang-orang di sekitar Anda, bahkan seluruh masyarakat Indonesia dari COVID-19.
Terlepas dari ada atau tidaknya gejala dan kontak dengan orang yang menderita atau dicurigai menderita COVID-19, setiap orang disarankan untuk tinggal di rumah dan membatasi aktivitas di luar rumah, terutama yang melibatkan banyak orang. Bila memungkinkan, mintalah pilihan untuk bekerja atau belajar dari rumah.
Pasalnya, virus Corona atau SARS-CoV-2 dapat menyebar bahkan dari orang yang tidak merasakan gejala. Jadi, seseorang bisa saja tertular atau menularkan virus ini tanpa menyadarinya.
Bila masih ragu apakah Anda perlu melakukan isolasi mandiri di rumah atau kapan Anda bisa dinyatakan sembuh dan keluar dari isolasi, berkonsultasilah dengan dokter melalui chat di aplikasi Alodokter. Selain itu, Anda juga bisa melakukan konsultasi di aplikasi ini mengenai masalah kesehatan apa pun, baik yang terkait COVID-19 maupun yang tidak, sehingga Anda tidak perlu keluar rumah.
Seperti dilansir : https://www.alodokter.com/bantu-cegah-penyebaran-covid-19-inilah-protokol-isolasi-mandiri-yang-perlu-diterapkan
Terapi plasma darah adalah pengobatan yang dilakukan dengan cara menggunakan plasma darah yang mengandung antibodi virus corona dari orang yang telah dinyatakan sembuh dari Covid-19.
Pandemi covid ini tak mengurunkan niat kerja pada UPT Puskesmas Kupang Kota yakni salah satu kegiatan rutin yakni UKGS ( Usaha Kesehatan Gigi Sekolah).
Kegiatan ini berlangsung pada bulan Agustus 2020 di beberapa sekolah di wilayah binaan Puskesmas Kupang Kota yang bersedia berkontribusi dalam kegiatan ini dikarenakan Protokol Covid -19 yang mengharuskan anak sekolah dari rumah. Pada kegiatan ini petugas diharuskan memakai APD (Alat Pelindung Diri) sesuai protocol covid dengan lengkap. Dan siswa beserta orangtua pun diharuskan memakai masker dan mencuci tangan sebelum dan setelah kegiatan. Ujar pengelola UKS/UKGS Puskesmas Kupang Kota ibu Maria W E Kumanireng Amd.KG

Pada kegiatan ini adapun pemeriksaan kesehatan Gigi dan Mulut, Kesehatan Umum mencakup kulit, mata, telinga dan penentuan status gizi anak sekolah dengan melakukan pengukuran Berat dan Tinggi Badan oleh Ahli Gizi Puskesmas.
UKGS adalah suatu komponen dari UKS dan merupakan tehnis pelayanan kesehatan gigi dan mulut bagi anak sekolah yang pelaksanaannya disesuaikan dengan kebutuhan tumbuh kembang anak
UKGS bertujuan :
Terciptanya derajad kesehatan gigi dan mulut siswa yang optimal.
1) Siswa mempunyai pengetahuan tentang kesehatan gigi dan mulut.
2) Siswa mempunyai sikap/ kebiasaan pelihara diri terhadap kesehatan
3) gigi dan mulut.
4) Siswa binaan UKGS paket standar, paket optimal mendapat pelayanan medik gigi dasar atas dasar permintaan (care on demand)
5) Siswa sekolah binaan UKGS paket optimal pada jenjang kelas terpilih mendapat pelayanan medik dasar yang diperlukan
Pemeliharaan diri yang dimaksud adalah suatu sikap yang positif terhadap kesehatan gigi dan mulut dengan upaya :
UKGS adalah suatu komponen Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) yangmerupakan suatu paket pelayanan asuhan sistematik dan ditujukan bagi semuamurid sekolah dasar dalam bentuk paket promotif, promotif-preventif dan paket optimal. Upaya promotif dan promotif-preventif paling efektif dilakukan pada anak sekolah dasar karena upaya peningkatan kesehatan harus sedini mungkin dandilakukan secara terus menerus agar menjadi kebiasaan. Di samping itu kelompok ini juga lebih mudah dibentuk mengingat anak sekolah dasar selalu di bawah bimbingan dan pengawasan para guru sehingga pada kelompok ini sangat potensialuntuk ditanamkan kebiasaan berperilaku hidup sehat (Depkes RI, 2000). Kesehatan gigi dan mulut harus dipelihara sejak dini terutama pada masa gigi bercampur yaituanak usia sekolah dasar usia 6-12 tahun (Maulani dan Enterprise, 2005,cit.Hutabarat, 2009) sebab anak usia Sekolah Dasar (SD) tergolong ke dalam kelompok rawan penyakit gigi dan mulut.
Pada 06 Oktober 2020 berlokasi di puskesmas kupang Kota, dilaksanakan sosialisasi oleh Tenaga Medis yang telah mendapat pelatihan ASUHAN KEPERAWATAN JIWA di Kota Kupang selama beberapa hari yang lalu, sosialisasi ini diharapkan memberikan ilmu tambahan bagi Nakes di Puskesmas yang tidak mengikuti pelatihan tersebut agar bisa membantu dalam kehidupans sehari-hari terutama dalam hal penanganan masalah kejiawaan pasien yan datang berkunjung ke puskesmas ataupun di wilayah binaan puskesmas kupang kota.
Layanan kesehatan primer di Puskesmas atau Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) adalah ujung tombak layanan kesehatan di masyarakat. Terbatasnya sumber daya kesehatan terlatih jiwa merupakan salah satu masalah yang perlu diatasi, maka diperlukan peningkatan kapasitas tenaga kesehatan di Puskesmas. Untuk itu Dinas Kesehatan Provinsi NTT melalui Dana Dekonsentrasi menyelenggarakan Pelatihan.
Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan tenaga kesehatan dalam deteksi dini dan penatalaksanaan gangguan jiwa di Puskesmas, khususnya dalam penegakan diagnosa dan asuhan keperawatan penyakit ansietas, depresi, psikotik, gangguan perilaku dan perkembangan anak, penyakit demensia pada lansia, kegawatdaruratan, pelayanan rujukan kasus gangguan jiwa, wawancara psikiatrik dan pencatatan pelaporan pelayanan kesehatan jiwa.


Kupang , Puskesmas Kupang Kota mempunyai salah satu kegiatan luar Gedung yakni Pos Binaan Terpadu (POSBINDU) yuang bertujuan memonitoring dan deteksi dini faktor resiko penyakit tidak menular terintegrasi serta gangguan akibat kecelakaan dan tindakan kekerasan dalam rumah tangga yang dikelola oleh masyarakat melalui pembinaan terpadu.
Tujuan utama kegiatan Posbindu PTM adalah untuk meningkatkan peran serta masyarakat dalam pencegahan dan penemuan dini faktor risiko PTM. Oleh karena itu sasaran Posbindu PTM cukup luas mencakup semua masyarakat usia 15 tahun sampai 45 Tahun baik itu dengan kondisi sehat, masyarakat beresiko maupun masyarakat dengan kasus PTM.
adapun dalam kegiaatn ini dilaksanakan pemeriksaan kesehatan umum oleh Dokter, yakni pengukuran tekana darah dan pada bulan ini dilaksanakan juga pengukuran nilai Glukosa Darah pada anggota yang berkunjung.

pemeriksaan Nilai Glukosa Darah pada seorang Lansia yang sakit
Salah satu Posbindu yang juga aktif melakukan kegiatan monitoring terhadap kesehatan warganya adalah Posbindu Kelurahan Airmata Kecamatan Kota Lama yang di lakukan di Rumah Warga yang sekaligus dilaksanakan Posyandu Balita dan Lansia.
Pada kegiatan tersebut sasaran POSBINDU kali ini adalah para remaja kelurahan Airmata dan tidak dipungkiri para Pasangan muda yang baru menikah juga ramai datang untuk Periksa dan Sekedar berkonsultasi.Selain itu didalamnya ada pembahasaan mengenai program-program yang bermanfaat untuk kesejahteraan warga.
Kegiatan yang berlanjut pada bulan November ini tetap menerapkan Protokol Covid yang dianjurkan.