Puskesmas Kupang Kota

Info Kesehatan

Displaying items by tag: NUSA TENGGARA TIMUR

Memasak adalah cara untuk bisa menikmati makanan. Tanpa proses ini, banyak makanan menjadi kurang lezat untuk dimakan. Selain itu, memasak juga bertujuan untuk mematikan mikroorganisme, seperti bakteri dan kuman, yang ada di makanan, sehingga makanan lebih sehat untuk dimakan dan tidak akan menimbulkan penyakit.

 

Namun, di balik manfaat proses memasak, ternyata suhu panas yang dihasilkan oleh pemasakan berpengaruh pada kandungan zat gizi dalam makanan tersebut. Tidak semua zat gizi sensitif terhadap panas, tetapi beberapa zat gizi akan menurun jumlahnya karena pemanasan saat pemasakan.

 

Panas yang digunakan saat memasak berpengaruh pada makanan

 

Pemanasan yang dihasilkan oleh proses masak dapat mempengaruhi vitamin dan lemak dalam makanan. Vitamin tertentu, terutama vitamin larut air, sangat sensitif terhadap panas yang dihasilkan selama proses pemasakan. Lemak dapat mentolerir suhu panas yang lebih tinggi daripada zat gizi lainnya, namun ketika lemak bertemu dengan titik asap dari pemanasan tersebut, maka struktur kimia lemak dapat berubah.

 

Perubahan struktur kimia pada lemak ini menimbulkan risiko kesehatan, bau yang tidak sedap, rasa yang berubah, dan berkurangnya kandungan vitamin. Oleh karena itu, sebaiknya Anda membatasi konsumsi makanan berlemak yang dimasak dalam minyak goreng bersuhu sangat tinggi.

 

Apa saja zat gizi yang berkurang saat pemasakan?

 

Walaupun tidak semua, tetapi terdapat beberapa zat gizi yang dapat hilang saat proses pemasakan, terutama yang menghasilkan panas berlebih.

 

Vitamin larut air

 

Vitamin larut air, terutama vitamin C dan vitamin B, sangat sensitif terhadap panas. Kedua vitamin ini banyak terdapat dalam sayuran dan buah-buahan. Sehingga, pemasakan sayuran yang mengandung kedua vitamin tersebut dapat membuat kandungan vitamin dalam sayuran berkurang, terutama jika dimasak dengan air.

 

Vitamin C

Vitamin C sangat sensitif terhadap panas, air, dan udara. Sebuah penelitian yang diterbitkan oleh Journal of Zhejiang University Science tahun 2009 menunjukkan bahwa metode memasak mempengaruhi kadar vitamin C dalam brokoli. Brokoli yang dimasak dengan cara direbus adalah yang paling banyak menghilangkan kandungan vitamin C, sedangkan brokoli yang dimasak dengan cara dikukus adalah yang paling dapat mempertahankan kandungan vitamin C dalam brokoli.

 

Penelitian Chuli Zeng tahun 2013 yang menguji kandungan vitamin C dalam bayam, lettuce, dan brokoli saat pemasakan menunjukkan bahwa perebusan sayuran tersebut dapat menghilangkan kandungan vitamin C lebih dari 50%. Penelitian ini juga menyimpulkan bahwa sayuran mentah memiliki kandungan vitamin C yang paling tinggi dibandingkan dengan sayuran yang dimasak, serta metode memasak dengan cara dikukus merupakan metode yang paling baik untuk mempertahankan kandungan vitamin C dalam sayuran tersebut.

 

Vitamin B

Terutama vitamin B1 (tiamin), asam folat, dan vitamin B12 adalah yang paling tidak stabil terhadap panas. Vitamin B ini mungkin bisa saja sudah hilang, bahkan sebelum melalui proses pemasakan. Jika disimpan dalam tempat yang tidak tepat, vitamin B dalam bahan makanan bisa saja sudah hilang.

 

Penelitian tahun 2010 yang diterbitkan oleh Journal of The Pakistan Medical Association menunjukkan bahwa susu yang direbus selama 15 menit menyebabkan penurunan jumlah vitamin B1, B2, B3, B6, dan asam folat sebesar 24-36%. Hal inilah yang mungkin menyebabkan susu yang sudah mengalami proses pemanasan di pabrik akan diperkaya dengan berbagai jenis vitamin dan mineral.

 

Vitamin larut lemak

 

Vitamin larut lemak sangat sensitif terhadap panas, udara, dan lemak. Vitamin larut lemak, terutama vitamin A, D, dan E, dapat berkurang jumlahnya dalam makanan jika dimasak dalam minyak panas. Karena vitamin ini dapat larut dalam lemak, vitamin ini kemudian larut dalam minyak panas yang digunakan untuk memasaknya. Berbeda dengan vitamin A, D, dan E, vitamin K lebih stabil terhadap panas dan tidak mudah hancur. Agar tidak banyak kehilangan kandungan vitamin A, D, E dan K dalam makanan, Anda bisa memasak bahan makanan tersebut dengan panas tinggi dan air.

 

Asam lemak omega 3

 

Asam lemak omega 3 yang banyak terkandung dalam ikan berlemak ini ternyata tidak tahan dengan panas tinggi. Penelitian menunjukkan bahwa menggoreng ikan tuna dapat menurunkan kandungan asam lemak omega 3 sebesar 70-85%. Sedangkan, memasak ikan tuna dengan cara dipanggang hanya akan menghilangkan sedikit kandungan asam lemak omega 3 dalam ikan tuna. Begitu juga dengan merebus ikan yang dapat mempertahankan asam lemak omega 3 lebih banyak daripada menggorengnya.

 

Jadi, dapat disimpulkan bahwa metode memasak dapat mempengaruhi kandungan zat gizi yang ada dalam makanan. Setiap bahan makanan harus dimasak dengan metode pemasakan yang tepat agar kandungan zat gizinya tidak banyak yang hilang.

 

Bagaimana cara mempertahankan kandungan zat gizi dalam makanan meski dimasak?

 

Beberapa saran yang dapat Anda ikuti agar kandungan zat gizi dalam makanan tidak terlalu banyak menghilang saat pemasakan adalah:

 

Mulailah dari metode penyimpanan. Simpan bahan makanan, seperti sayuran, di tempat yang baik. Sebaiknya hindari menyimpan sayuran di tempat yang panas, terutama untuk sayuran yang banyak mengandung vitamin B dan vitamin C. Anda bisa menyimpannya dalam tempat yang sejuk atau Anda juga bisa menyimpannya dalam wadah kedap udara.

Sebelum memasak, cukup cuci sayuran daripada mengupasnya. Kulit sayuran mengandung beberapa jenis vitamin dan mineral, serta serat yang penting untuk tubuh kita. Sebaiknya, juga jangan membuang daun luar sayuran, seperti kol, kecuali daun tersebut layu.

Masak sayuran dengan air sedikit. Sebaiknya juga Anda mengonsumsi air yang digunakan untuk merebus sayuran tersebut, jangan malah membuangnya. Atau, lebih baik untuk memasak sayuran dengan metode dikukus, menggunakan microwave, atau memanggangnya, daripada dimasak dengan cara direbus.

Potong makanan setelah dimasak daripada sebelum dimasak. Hal ini dapat mengurangi kandungan zat gizi yang hilang selama proses pemasakan.

Masak makanan dalam waktu yang cepat, jangan terlalu lama. Semakin lama sayuran dimasak, semakin banyak zat gizi yang akan terbuang.

 

https://hellosehat.com/hidup-sehat/tips-sehat/memasak-menghilangkan-zat-gizi-makanan/

PUSKESMAS KUPANG KOTA BEKERJASAMA DENGAN RUMAH SAKIT KARTINI DALAM MENGATASI PENYEBARAN VIRUS CORONA DI WILAYAH KOTA KUPANG.  DALAM HAL INI DIKHUSUSKAN WILAYAH KERJA PUSKESMAS KUPANG KOTA YANG MANA LETAK SANGAT STRATEGIS DI PERTENGAHAN KOTA KUPANG, YANG MANA KITA SEMUA TAU SITUASI TAK PERNAH SEPI MOBILISASI PENDUDUK BAIK PEJALAN KAKI DAN DAERAH PERTOKOAN YANG SELALU RAMAI.

PEMBAGIAN PAKET INI DIBERIKAN OLEH RUMAH SAKIT KARTINI KUPANG DAN BEKERJA SAMA DENGAN PUSKESMAS KUPANG KOTA UNTUK MENDISTRIBUSIKAN KEPADA MASYARAKAT YANG MEMBUTUHKAN.

ADAPUN MASYARAKAT YANG DIBERIKAN BANTUAN INI ADALAH MASYARAKAT YANG DITEMUI PADA SAAT JAM KERJA DIWILAYAH

BINAAN PUSKESMAS KUPANG KOTA YANG TIDAK MENGGUNAKAN MASKER PADA SAAT BERJUALAN DAN BEKERJA.

ADAPUN ISI DARI PAKETAN INI BERUPA MASKER KAIN YANG BISA DICUCI, HAND SANITISER &  PANDUAN MENCEGAH PENYEBARAN VIRUS CORONA. ADAPUN RESPON YANG BAIK DARI MASYARAKAT YANG MENERIMA DIKARENAKAN BEBERAPA MASYARAKAT BERPENGHASILAN KECIL SEHINGGA KURANG MAMPU UNTUK MEMBELI MASKER YANG HARGA MELAMBUNG NAIK PADA SAAT INI.

SELAIN MEMBERIKAN BANTUAN INI PETUGAS DARI PUSKESMAS KUPANG KOTA JUGA MENJELASKAN CARA PEMAKAIAN MASKER DAN

CARA CUCI TANGAN MENGGUNAKAN HAND SANITISER SERTA 6 LANGKAH MENCUCI TANGAN MENGGUNAKAN AIR DAN SABUN.

MARI KITA MENCEGAH LEBIH BAIK DARIPADA MENYEMBUHKAN.

Dengan asupan gizi yang seimbang dan istirahat yang cukup serta berolahraga akan menjadi penangkal virus Corona.

Antisipasi Bahaya Virus Corona Covid-19 Puskesmas Kupang kota yang bertempat di tengah pemukiman Kota Kupang yang sangat strategis ini sangat beresiko karena tingginya mobilisasi penduduk yang sangat padat.

Sejak awal munculnya kasus virus corona, imbauan untuk rajin mencuci tangan dan menjaga imunitas tubuh. Cara ini mungkin dianggap sepele dan sedikit tak menenangkan.

Salah satu poin inti dari diet Mediterania adalah penggunaan minyak zaitun dalam menu makan harian. Studi terbaru menunjukkan, asupan minyak zaitun dapat menurunkan risiko kardiovaskular.

 

Penelitian yang dipresentasikan dalam pertemuan American Heart Association pada Rabu (4/3) itu menegaskan manfaat konsumsi minyak zaitun untuk tubuh. Mengganti 5 gram margarin, butter, atau mayones dengan minyak zaitun dalam jumlah yang sama dapat menurunkan risiko penyakit arteri koroner hingga 7 persen.

 

"Jangan menambahkan minyak zaitun ke menu makan harian Anda, tapi ganti," ujar penulis studi sekaligus ahli nutrisi Harvard T.H Chan School of Public Health, Frank Hu, melansir CNN.

Yang perlu dicatat adalah bahwa Anda perlu mengganti asupan lemak tak jenuh--yang umumnya terdapat dalam jenis minyak lainnya--dengan minyak zaitun. Minyak zaitun dipercaya dapat meningkatkan kadar kolesterol baik, mengurangi peradangan, dan meningkatkan kesehatan jantung.

 

Tak hanya itu, penelitian juga menemukan, asupan minyak zaitun lebih dari 7 gram atau setengah sendok makan sehari dikaitkan dengan risiko penyakit kardiovaskular yang lebih rendah sebesar 15 persen. Namun, penggunaan minyak zaitun tampaknya tak berdampak pada risiko stroke.

 

Sebelumnya, sebuah studi besar terhadap lebih dari 7 ribu orang pada 2013 lalu menemukan bahwa konsep diet Mediterania dikombinasikan dengan asupan minyak zaitun ekstra virgin selama 5 tahun dikaitkan dengan risiko serangan jantung dan stroke yang lebih rendah sebesar 30 persen.

Selain itu, asupan minyak zaitun juga dapat memperlambat penurunan fungsi kognitif dan membantu mengendalikan berat badan. Sebuah penelitian di Australia pada 2018 menemukan, minyak zaitun ekstra virgin lebih stabil secara kimiawi pada suhu tinggi daripada minyak goreng lainnya. Minyak canola disebut sebagai yang paling tidak stabil dan dapat menciptakan senyawa berbahaya dua kali lebih banyak daripada minyak zaitun ekstra virgin. "Mari kita bicara tentang perubahan dalam pola makan," kata Hu. Alih-alih menggunakan mentega untuk roti, lanjut dia, lebih baik celupkan roti ke dalam minyak zaitun. Atau, Anda juga bisa menggunakan campuran minyak zaitun dan cuka sebagai teman menikmati salad. "Perubahan kecil ini memberikan manfaat kesehatan yang signifikan dalam jangka panjang,"

Seperti dilansir https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20200306140056-255-481103/minyak-zaitun-dalam-menu-harian-tekan-risiko-penyakit-jantung

Puskesmas Kupang Kota Yang Sangat Strategis didalam Kota Kupang sangat digemari kebanyakan masryakat dikarenakan akses yang sangat mudah dijangkau dikala sakit maupun sehat, mobilisasi jumlah pasiennya cukup banyak dalam sehari mencapai ratusan.

Alasan Penting Memakai Masker Mulut

Menurut penelitian, menggunakan masker mulut dengan benar memiliki berbagai manfaat untuk kesehatan, di antaranya:

  1. Menghindari paparan polusi udara

Asap dari kendaraan bermotor, pabrik, rokok, dan debu, adalah beberapa jenis polusi udara yang bisa ditemukan setiap harinya. Nah, paparan polusi ini dapat memengaruhi kinerja paru-paru serta meningkatkan risiko terserang penyakit pernapasan seperti asma dan PPOK, penyakit jantung, dan kelahiran prematur.

Bagi masyarakat yang tinggal di daerah berpolusi tinggi, ini adalah alasan utama untuk memakai masker mulut ketika keluar rumah. Masker, terutama masker N95, bisa menyaring udara yang kotor sebelum terhirup oleh hidung.

  1. Mencegah penularan dan penyebaran penyakit

Menurut sejumlah penelitian menggunakan masker mulut dapat membantu mencegah Anda menularkan atau tertular berbagai macam penyakit, seperti flu, batuk, ISPA, dan sindrom pernapasan akut berat atau Severe Acute Respiratory Syndrome.

Maka itu, memakai masker mulut dapat menjadi salah satu cara terbaik agar kita tidak mudah tertular atau menularkan penyakit. Masker yang digunakan dengan benar bisa membantu mencegah virus dan bakteri menyebar melalui lendir atau cairan yang keluar saat kamu bersin atau batuk.

  1. Melindungi wajah dari efek negatif sinar matahari dan polusi

Alasan memakai masker mulut yang tidak kalah penting adalah untuk melindungi sebagian kulit wajah dari efek negatif polusi udara dan paparan sinar matahari. Paparan sinar matahari dan polusi udara yang berkepanjangan dan berulang diduga dapat menyebabkan penuaan dini dan peningkatan risiko kekambuhan eksim, jerawat, flek hitam, hingga kanker kulit.

Selain dengan masker, kenakan juga kacamata hitam, topi, dan gunakan tabir surya untuk melindungi tubuh dari paparan sinar matahari.

 

terkait pemakaian masker yang tepat, sebagai berikut:

  1. Sebelum mengenakan masker, bersihkan tangan dengan alkohol atau mencucinya dengan sabun dan air.
  2. Tutupi mulut dan hidung dengan masker. Pastikan tidak ada celah antara wajah dan masker.
  3. Jangan menyentuh masker saat menggunakannya. Apabila terpaksa melakukannya, cuci tangan memakai sabun dan air atau bersihkan dengan.
  4. Segera ganti masker dengan yang baru setelah lembab dan jangan gunakan kembali masker setelah dipakai.
  5. Untuk melepas masker, lepaskan dari belakang (jangan sentuh bagian depan masker). Segera buang masker di tempat sampah tertutup. Kemudian bersihkan tangan dengan sabun dan air atau bersihkan memakai alkohol.
  6. Setelah melepas masker atau setiap kali secara tidak sengaja menyentuh masker bekas, cucilah tangan dengan menggunakan sabun dan air atau gunakan alkohol untuk membersihkannya.
  7. Buang masker sekali pakai setelah setiap kali digunakan dengan segera Apabila anda mengalami gejala masalah pernapasan, segera kenakan masker medis saat berada di tempat umum, seperti sarana transportasi publik. Penggunaan masker sangat dinajurkan apabila anda berada di kawasan yang terdampak infeksi virus corona. Sementara apabila berada di ruang tertutup dan tidak memakai masker, tutup mulut dan hidung dengan memakai tisu saat batuk atau bersin. Setelah itu, segera buang tisu ke tempat sampah dan cuci tangan dengan sabun dan air.

 

Mencuci tangan yang benar harus dilakukan dengan sabun dan air yang mengalir. Sabun dapat membunuh kuman, sedangkan air mengalir dapat meluruhkan kuman di tangan. Berikut enam langkah mencuci tangan yang benar.

 

1. Telapak tangan

Langkah pertama yang mesti dilakukan adalah mengambil sabun dan letakkan di telapak tangan. Basahi tangan, lalu gosok telapak tangan dengan sabun.

  1. Telapak punggung tangan

Setelah itu, gosok pula telap punggung tangan kanan dan kiri. Pastikan semua bagian terkena sabun.

  1. Sela-sela jari

Langkah berikutnya adalah menggosok sabun ke sela-sela jari. Sela-sela jari merupakan salah satu lokasi favorit kuman bersarang, sehingga tak boleh dilupakan.

 

  1. Punggung

Berikutnya, bersihkan punggung jari dengan gerakan saling mengunci. Gerakan ini berguna untuk memastikan kuman benar-benar mati.

 

  1. Jempol

Bersihkan jempol kanan dan kiri secara bergantian dengan gerakan digosok memutar. Jempol jadi perhatian karena ibu jari ini merupakan jari yang paling aktif beraktivitas.

 

  1. Ujung jari

Bersihkan ujung jari atau bagian kuku dengan gerakan menguncup. Gerakan ini bertujuan agar kuku benar-benar bersih dan kuman yang menyelip di kuku dapat hilang.

 

Setelah mengikuti langkah-langkah ini, akhiri mencuci tangan dengan membersihkan sabun dengan air yang mengalir lalu keringkan.

Sebaliknya, mari menjaga daya tahan tubuh dengan beberapa perubahan kecil yang kita lakukan. Berikut kumparan rangkum 8 tips menjaga daya tahan tubuh dengan makanan dan minuman yang kita konsumsi.

  1. Kurangi gorengan

Penggemar gorengan sebaiknya menahan diri saat musim hujan atau ketika virus corona sedang merebak. Pasalnya, situs EurekAlert pernah merilis sebuah eksperimen yang menduga bahwa makanan yang diproses dan digoreng bikin rentan flu. Situs ini jadi sumber global untuk berita sains.

Peneliti menemukan zat aditif bernama tertiary butylhydroquinone (TBHQ) dalam dua makanan tersebut. TBHQ bisa meningkatkan gejala flu. Bisa pula mengurangi efektivitas obat flu.

 

  1. Ngemil buah kering

Saat work from home, kadang kita banyak makan camilan manis atau makanan instan. Kurangi, guys Sebagai gantinya, makanlah jenis buah-buahan kering bisa membantu tubuh kita tetap hangat. Misalnya, buah tin, atau buah kurma, yang bisa disantap dengan cara dicampurkan bersama susu hangat. 

Keduanya memiliki kandungan kalsium dan zat besi yang tinggi sehingga berfungsi menjaga kehangatan tubuh. Selain itu, buah tin dan kurma juga dapat meningkatkan energi dalam tubuh.

 

  1. Ganti pemanis dengan madu

Saat musim hujan atau cuaca tak menentu, sebaiknya kamu ganti gula dengan madu. Soalnya, tak hanya berfungsi sebagai pemanis alami, madu juga dapat menghangatkan tubuh dengan natural.

 

  1. Susu kunyit

Berasal dari India, susu kunyit kini sedang digandrungi banyak orang. Selain rasanya yang lezat, banyaknya manfaat yang ada dalam kunyit membuat orang-orang memburu minuman berwarna kuning terang ini. 

Disajikan dalam keadaan hangat, susu kunyit akan membuat badan lebih rileks dan segar. Hal ini dikarenakan kunyit mengandung senyawa anti-inflamasi berupa kurkumin yang efektif menghalau berbagai macam penyakit.

Susu kunyit juga sangat cocok diminum ketika gejala flu dan pilek mulai menyerang akibat cuaca hujan.

 

  1. Banyak minum jus

Malas makan buah? Bikin jus saja supaya tinggal langsung diminum. Perbanyaklah minum jus untuk menjaga daya tahan tubu. Pilih juga buah yang sifatnya mampu meningkatkan sistem imun. Perbanyak juga vitamin C.

 

  1. Tahu batas dan waktu ngopi

Ya, kafein dalam kopi punya banyak manfaat. Namun, bagi penderita diabetes, kopi justru memicu lonjakan gula darah. Kopi juga bisa memicu kolesterol dan menekan sistem kekebalan tubuh.

Sebenarnya kalau tidak berlebihan enggak apa-apa. Cuma, bagi sebagian yang work from home, kadang kita jadi kebablasan soal porsi ngopi harian kita.

Soalnya, kalau kamu terlalu banyak asupan kafein, plus ngopinya di malam hari, kamu bisa kesulitan untuk tidur. Padahal, ketika kita tidur, kita sedang membangun daya tahan tubuh kita.

 

  1. Kurangi alkohol

Alkohol sangat memengaruhi sistem kekebalan tubuh. Dalam waktu 20 menit sejak menelan alkohol, sistem kekebalan tubuh kita  langsung menurun. Namun, seberapa besar turunnya tergantung dari kondisi tubuh kita.

 

  1. Minum jahe

Enggak heran nih, jahe laris di pasaran karena virus corona merebak. Jahe, terutama jahe merah, sangat baik membangun sistem kekebalan tubuh.

Sebuah penelitian di Institut Pertanian Bogor menemukan bahwa banyaknya jumlah tonikum yang terdapat di jahe merah bisa meningkatkan selera makan dan menguatkan imun tubuh. Ini dia manfaat jahe merah untuk menangkal virus corona.

Tonikum mempunyai efek untuk memperkuat sistem organ dan menstimulan perbaikan sel-sel pada otot. Di sisi lain, kandungan minyak atsiri pada jahe merah juga meningkatkan kekebalan tubuh kamu. 

Jadi, sekarang kamu lebih tahu soal makanan dan minuman apa yang harusnya disimpan di rumah. Hindari dulu makan makanan instan ya, perbanyaklah sayur dan buah. Yuk, sehat terus!

 

Seperti dilansir: https://kumparan.com/kumparanfood/8-tips-menjaga-daya-tahan-tubuh-dengan-makanan-dan-minuman-1t2OO4HE7ZX

Halaman 3 dari 6